KOMPETENSI DASAR
3.12
Memahami sifat-sifat cahaya, pembentukan
bayangan pada bidang datar dan lenkung,
serta penerapannya untuk menjelaskan
proses penglihatan manusia, mata serangga
dan kerja alat optik
A. CAHAYA
Cahaya ada di mana-mana. Cahaya adalah
salah satu benda abiotik. A= tidak, biotik =
hidup. Dengan adanya cahaya, kita dapat
melihat apa pun di lingkungan kita.
Lingkungan merupakan segala sesuatu
di sekitar makhluk hidup. Baik yang biotik,
maupun abiotik.
Apa yang dimaksud dengan
cahaya?
Penglihatan
terjadi karena ada
sesuatu yang dilihat. Sesuatu yang
dilihat berkaitan dengan adanya
sumber cahaya. Sumber cahaya
berupa cahaya matahari, nyala
lampu bohlam, nyala patromaks,
nyala pelita, nyala lilin dan lain-
lain.
Cahaya adalah gelombang elek-
tromagnetik yang merambat
tegak lurus dengan arah pe-
rambatan, baik melalui medium,
maupun tanpa medium dan
memiliki kecepatan 300.000.000
atau 3 x 108 m/s
(meter per sekon).
SIFAT-SIFAT CAHAYA
Cahaya memiliki sifat;
- merambat lurus
- dapat dipantulkan
- dapat dibiaskan
- dapat dipadukan
- dapat dilenturkan
- merupakan gelombang
elektromagnetik
- dapat membentuk
bayangan
Optika adalah cabang ilmu
fisika yang menjelaskan
tentang sifat-sifat cahaya
dan interaksinya dengan zat.
INDEKS BIAS
Indeks bias adalah perbandingan
proyeksi sinar datang dan proyeksi
sinar bias yang nilainya selalu tetap.
Arti proyeksi adalah gambar suatu
benda berupa garis pada bidang datar.
Indeks bias zat dilambangkan dengan
huruf n (en kecil).
RUMUS YANG LAINNYA:
INDEKS BIAS RELATIF
perbandingan nilai indek bias
mutlak dari dua medium yang
berbeda.
Contoh soal indeks bias:
1. Cepat rambat cahaya di udara
sebesar 300.000.000 m/s.
Cahaya tersebut menuju suatu
medium yang berindeks bias 1,5.
Berapakah cepat rambat cahaya
dalam medium tersebut?
2. Perhatikan gambar berikut!
3. Seberkas cahaya merambat
dari udara menuju suatu
medium yang memiliki indeks
bias 1,5. Berapakah besar
panjang cahaya medium
tersebut, jika panjang cahaya
di udara 6.000 angstrom?
B. ZAT OPTIK
Zat optik adalah zat
atau bahan yang berfungsi
meneruskan cahaya.
Contoh zat optik antara lain:
1. Zata padat, berupa:
- kaca
- intan
- silikon
- garam
- plastik mika
2. Zat cair, berupa:
- air
- air es
- etanol
- minyak tanah
- bensin
- benzena
- gliserin
- aseton
- larutan gula
3. Zat gas, berupa:
- udara
- helium
- hidrogen
- karbon dioksida
Cermin dan lensa merupakan
contoh zat optik, karena terbuat
dari kaca.
Cermin mampu meneruskan cahaya
dengan cara memantulkan.
Sedangkan lensa meneruskan cahaya
dengan cara membiaskan.
B. ALAT OPTIK
Alat optik merupakan suatu
alat yang memanfaatkan sifat
cahaya.
Contoh alat optik:
- alat optik alami, yaitu mata
- alat optik buatan atau alat bantu
penglihatan, yaitu:
* kacamata
* kamera
* mikroskop
* periskop
* teleskop
* lup








Tidak ada komentar:
Posting Komentar